Langsung ke konten utama

Inilah Profil Sukses Jadi Wali Kota Surabaya Jawa Timur

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, memang populer tegas dalam pimpin kotanya. Dibawah kepemimpinan Risma, Surabaya sukses memperoleh beberapa penghargaan. Diantaranya ialah Adipura Kencana yang dikasihkan pada kota yang tunjukkan kapasitas pengendalian lingkungan hidup yang berkepanjangan.

Keberhasilan Risma dalam bangun Surabaya mendapatkan pujian saat sang Wali Kota terima kunjungan delegasi Tourism Promotion Organization (TPO) for Asia Pacific. Sekretaris Jenderal organisasi internasional itu, Kim Soo Il bahkan juga membuka jika pihaknya sudah menyarankan Risma menjadi calon Presiden TPO pada kongres bulan September yang akan datang.

Baca Juga:  organisasi internasional

Ruben Onsu Mengambil Peranan Menjadi Orang-tua Buat Jordi Onsu, Sikap Posesif Jadi Sorotan
Sidang Ahmad Dhani Selesai Ricuh Sampai Ada Tindakan Sama-sama Dorong, Nyatanya Ini Sebabnya
Xabiru Putra Rachel Vennya Mendadak Jadi Vlogger, Netter Gemas Bukan Main.

Artikel Terkait:  pengertian administrasi

"Bu Risma dapat dibuktikan sukses pimpin Surabaya," tutur Kim dalam pengakuan resminya, Kamis (7/2). "Dipandang wajar menjadi pemimpin tubuh internasional ini."

TPO for Asia Pacific sendiri ialah organisasi yang dibangun pada tahun 2002 dalam Pertemuan Tingkat Tinggi (KTT) Kota Asia-Pasifik ke-5. Arah pendirian organisasi internasional itu ialah untuk mempromokan transisi serta peningkatan industri pariwisata diantara kota-kota besar lokasi Asia Pasifik.

"TPO berperan menjadi jaringan pada pemerintah kota serta entitas swasta di ajang pariwisata. Organisasi ini dikasih tanggung jawab untuk menggerakkan anggotanya bekerja bersama untuk memberi dukungan industri pariwisata," jelas Kim.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ini Dia Teknologi Wall Precast Concrete Hadir di SAVASA

Teknologi dalam membangun rumah kini semakin canggih. Mulai dari bahan baku, kayu merupakan primadona pada arsitektur rumah di masa lampau. Untuk temboknya sendiri beberapa rumah pun menggunakan papan kayu. Bahkan kayu dapat digunakan untuk lantai. Misalnya rumah panggung yang masih dapat kita temui di beberapa lokasi di Bengkulu. Namun ada juga yang mengombinasikan kayu dengan bata merah sebagai dinding maupun bilik yang terbuat dari bambu. Ini diadopsi oleh sebagian besar rumah di Indonesia. Meskipun saat ini bata merah sudah sulit dijumpai dan mulai tergantikan dengan bata ringan. Teknologi Wall Precast Concrete Hadir di SAVASA Rumah modern yang menggunakan bata merah atau bata ringan Adalah PT. Panahome Deltamas Indonesia (SAVASA), developer yang cukup berani melakukan gebrakan dalam membangun rumah. Tanpa kayu, jumlah bata merah yang digunakan pun sangat sedikit, selain itu proses pengerjaannya pun cepat. Lalu bagaimana mereka membangun rumah? Baca Juga:  bata ringan Wulan...

Inilah Tips untuk Melihat Kualitas Bangunan Yang Baik

Sebagai kebutuhan primer yang mahal, membeli rumah memang tidak boleh sembarangan. Salah langkah, Anda bisa menyesal kemudian hari. Ini bukan menakuti Anda, sebab sudah banyak hal buruk terjadi akibat pembelian rumah yang kurang cermat. Faktor kenyamanan dan keamanan merupakan hal yang perlu diperhatikan ketika memilih sebuah rumah, selain dari sisi estetika dan kelengkapan surat-surat. Jangan sampai, sudah beli rumah dan baru menempatinya Anda keluar banyak uang untuk renovasi. Kalau memang rumah second atau bekas yang Anda beli, sudah pasti banyak hal yang harus diperiksa mulai dari usia bangunan, struktur dan spesifikasi bangunan secara menyeluruh hingga kelengkapan surat. Membeli rumah baru dan inden juga tidak boleh luput dari ketelitian. Sebab, ada saja segelintir oknum kontraktor nakal yang kerap menurunkan spesifikasi atau mengirit bahan bangunan. Alhasil, kualitas bangunan rendah dan tak sesuai seperti yang dijanjikan. Baca Juga:  harga besi hollow 1. Usia bangunan Ini...

Ini Dia Sistem Penyerap Gempa pada Struktur Bangunan

Menghadapi gaya gempa yang semakin besar akibat ditemukannya sesar-sesar aktif baru di permukaan bumi, infrastruktur bangunan pun perlu dikembangkan. Melalui riset untuk pengukuhan guru besarnya, Prof Dr Ir Hidayat Soegihardjo MS, dosen Departemen Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menghadirkan temuan mengenai sistem penyerap gempa pada berbagai struktur bangunan. Jika gempa terjadi, bangunan boleh jadi rusak, namun tidak boleh memakan korban. Berasaskan filosofi tersebut, guru besar yang akan dikukuhkan secara resmi oleh ITS, Rabu (11/12) mendatang, tersebut menginovasikan Sistem Rangka Batang berelemen Bresing Anti Tekuk (SRBBAT). Baca Juga:  baja ringan Hidayat menjelaskan bahwa pada pembuatan struktur bangunan dikenal istilah daktilitas. Suatu struktur yang daktail berarti mampu mengalami simpangan pascaelastis akibat gempa. “Sehingga struktur tersebut mampu mempertahankan kekuatan dan tetap berdiri walaupun berada di ambang keruntuhan,” paparnya dalam ju...